HADITH.One

Indonesian

Support
hadith book logo

Sahih Ibn khuzaimah

.

صحيح ابن خزيمة

1701

صحيح ابن خزيمة ١٧٠١: نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، نا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ، وَعُثْمَانُ يَعْنِي ابْنَ عُمَرَ قَالَا: ثنا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعْدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: حُبِسْنَا يَوْمَ الْخَنْدَقِ عَنِ الصَّلَاةِ، حَتَّى كَانَ بَعْدَ الْمَغْرِبِ بِهَوِيٍّ مِنَ اللَّيْلِ، حَتَّى كُفِينَا، وَذَلِكَ قَوْلُهُ {وَكَفَى اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ الْقِتَالَ وَكَانَ اللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزًا} [الأحزاب: 25] فَدَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَالًا، فَأَقَامَ الصَّلَاةَ، فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ كَأَحْسَنِ مَا كَانَ يُصَلِّيهَا، ثُمَّ أَقَامَ، فَصَلَّى الْعَصْرَ مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ أَقَامَ، فَصَلَّى الْمَغْرِبَ مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ أَقَامَ، فَصَلَّى الْعِشَاءَ كَذَلِكَ قَبْلَ أَنْ تَنْزِلَ صَلَاةُ الْخَوْفِ {فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا} [البقرة: 239] . قَالَ أَبُو بَكْرٍ: قَدْ خَرَّجْتُ إِمَامَةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ بَعْدَ طُلُوعِ الشَّمْسِ لَيْلَةَ نَامُوا عَنِ الصَّلَاةِ حَتَّى طَلَعَتِ الشَّمْسُ فِيمَا مَضَى مِنْ هَذَا الْكِتَابِ، وَهُوَ مِنْ هَذَا الْبَابِ أَيْضًا
Shahih Ibnu Khuzaimah 1701: Muhammad bin Basyar memberitakan kepada kami, Yahya -yaitu Ibnu Said- dan Utsman -yaitu Ibnu Umar- memberitakan kepada kami, keduanya berkata, "Ibnu Abu Dzi’b memberitakan kepada kami, dari Said bin Abu Sa'd, dari Abdurrahman bin Abu Sa'id Al Khudri, dari bapaknya, yang telah berkata, "Pada saat terjadi perang khandak, kami tidak dapat melaksanakan shalat hingga setelah waktu maghrib sampai menjelang malam, hingga Allah menghindarkan kami dari peperangan. Firman Allah dalam Al Qur'an, 'Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan. Dan adalah Allah maha kuat lagi maha perkasa'. (Al Ahzaab [33]: 25). Setelah itu, Rasulullah memanggil Bilal untuk mengumandangkan adzan. Kemudian Rasulullah melaksanakan shalat dhuhur (bersama kaum muslimin lainnya). Selanjutnya Bilal mengumandangkan adzan untuk shalat ashar yang diimami oleh Rasulullah. Lalu Bilal mengumandangkan adzan sekali lagi untuk shalat maghrib dan Rasulullah berdiri untuk mengimami kaum muslimin. Akhirnya Bilal mengumandangkan adzan untuk shalat isya dan Rasulullah pun menjadi imam shalat isya bagi kaum muslimin lainnya. Demikianlah (shalat tersebut dilaksanakan) sebelumnya turunnya ayat tentang shalat dalam kondisi bahaya (perang). Maka shalatlah dalam keadaan berjalan atau berkendaraan (Al Baqarah [2]: 239)." Abu Bakar berkata, "Kami telah meriwayatkan hadits tentang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang mengimami shalat shubuh setelah terbitnya matahari, karena pada malam harinya mereka tertidur hingga terbit matahari'.

Pengaturan Membaca

Indonesian

System

Pilih Font Arab

Kfgq Hafs

Pilih Font Terjemahan

Kalpurush

22
17

Pengaturan Umum

Tampilkan Arab

Tampilkan Terjemahan

Tampilkan Referensi

Tampilan Terpisah Hadis


Jadilah Bagian dari Sadaqah Jariyah Ini

Bantu kami menghadirkan aplikasi Islami modern tanpa iklan untuk Umat Muslim. Donasi Anda akan tercatat sebagai Sadaqah Jariyah dalam catatan amal Anda, Insya Allah.

Donasi

Sahih Ibn khuzaimah

صحيح ابن خزيمة

Sahih Ibn khuzaimah

Jadilah Bagian dari Sadaqah Jariyah Ini

Bantu kami menghadirkan aplikasi Islami modern tanpa iklan untuk Umat Muslim. Donasi Anda akan tercatat sebagai Sadaqah Jariyah dalam catatan amal Anda, Insya Allah.

Donasi
Sahih Ibn khuzaimah: 1701 | undefined - Hadith.one